5 Teknik Analisis Kelayakan Bisnis Yang Biasa Digunakan

Analisis kelayakan bisnis adalah jenis analisis yang dilakukan untuk melihat status bisnis, faktor internal dan eksternal bisnis. Analisis kelayakan bisnis juga mengevaluasi potensi bisnis, kekurangan bisnis dan bagaimana memperbaiki kekurangan tersebut. Analisis kelayakan bisnis juga menentukan bagaimana bisnis Anda dapat berkembang dan menghasilkan lebih banyak uang.

Analisis kelayakan bisnis biasanya dilakukan oleh analis bisnis dengan keahlian khusus dalam analisis bisnis. Analisis kelayakan bisnis juga digunakan ketika bisnis berkembang untuk mengumpulkan dana dari investor.

5 Teknik Analisis Kesesuaian Bisnis

Ada beberapa teknik yang digunakan untuk menganalisis kelayakan bisnis. Setiap teknik memiliki kelebihan dan kekurangan tergantung pada jenis tugas yang dianalisis. Berikut adalah lima teknik analisis kelayakan bisnis yang sering digunakan.

1. Analisis SWOT

Teknik analisis kelayakan usaha yang pertama adalah analisis SWOT. Analisis SWOT adalah teknik yang paling umum digunakan dalam analisis profitabilitas bisnis.

Analisis SWOT adalah menyatukan beberapa orang dengan ide dan perspektif yang berbeda. Teknik analisis kelayakan bisnis ini dilakukan untuk mengevaluasi apa yang dapat merugikan bisnis Anda dan cara mengatasinya.

Huruf S dalam kekuatan atau SWOT adalah analisis kekuatan yang dimiliki bisnis. Misalnya, apa kekuatan bisnis Anda dan apa yang membedakan Anda dari yang lain?

Huruf W pada Weaknesses atau SWOT merupakan analisis kelemahan dan kekurangan bisnis. Misalnya, apa yang tidak bisa dikembangkan perusahaan dan apa yang tidak bisa dilakukan perusahaan.

Huruf O pada kesempatan atau SWOT merupakan peluang atau peluang yang dimiliki oleh suatu perusahaan. Misalnya, bagaimana cara mendapatkan lebih banyak aliran pendapatan dan peluang apa yang dapat diperoleh bisnis di dalam dan di luar?

Ancaman atau huruf T dalam SWOT merupakan ancaman internal dan eksternal, namun dapat menggagalkan bisnis Anda. Misalnya, ada kebijakan pemerintah baru yang lebih mahal daripada pendapatan atau membuat bisnis menjadi lebih sulit.

2. Analisis PALING

Teknik analisis kelayakan proyek selanjutnya adalah analisis MOST. PALING singkatan Misi, Tujuan, Strategi, dan Taktik. Tidak seperti SWOT, yang digunakan untuk analisis oleh banyak orang dengan perspektif berbeda, MOST melakukan analisis dengan baik. Sangat bagus untuk digunakan dalam menganalisis tujuan perusahaan Anda dan cara mencapainya.

Melalui analisis kelayakan bisnis menggunakan teknik PALING, Anda dapat memahami organisasi perusahaan. Memecahkan masalah dan memperjelas tujuan perusahaan. MOST juga sangat cocok untuk mengevaluasi misi perusahaan dan mengelola tujuan perusahaan.

Misi adalah misi yang menjadi tujuan dari sebuah organisasi. Semua aspek perusahaan harus berjuang untuk misi yang sama. Tujuan adalah tujuan perusahaan yang lebih spesifik. Sasaran juga dapat digunakan sebagai sasaran untuk setiap bagian dari perusahaan Anda. Tujuan berbeda dengan misi. Misalnya, jika misi perusahaan adalah memberikan layanan terbaik untuk keluhan pelanggan, tujuan perusahaan mungkin adalah menyediakan berbagai platform untuk keluhan pelanggan.

Strategi adalah langkah yang harus diambil perusahaan untuk mencapai tujuan tersebut. Seperti dijelaskan di atas, perusahaan memiliki strategi membangun situs web dan call center yang didedikasikan untuk keluhan pelanggan untuk menyediakan berbagai platform keluhan pelanggan. Taktik adalah bagaimana sebuah perusahaan mengimplementasikan strateginya. Taktik dirancang sesederhana mungkin sehingga setiap orang yang bekerja untuk perusahaan akan mengerti, bahkan jika mereka tidak sepenuhnya mengerti PALING.

Oleh karena itu, Anda dapat melihat mengapa analisis kelayakan bisnis menggunakan teknik MOST sangat cocok untuk analisis organisasi atau manajemen perusahaan. Ini karena PALING peduli tidak hanya tentang pekerjaan mereka, tetapi juga tentang mengelola cara organisasi berfungsi.

BACA JUGA: Bergabunglah dengan Afiliasi Bukasend Sekarang!

3. Analisis Alu

Teknik analisis kelayakan usaha selanjutnya adalah analisis PESTLE. PESTLE adalah singkatan dari Politics, Economics, Society, Technology, Law and Environment. Analisis PESTLE adalah teknik analisis kelayakan bisnis yang sangat kuat yang dapat digunakan untuk semua jenis bisnis.

Huruf P dalam Politik atau PESTLE adalah faktor politik, seperti peraturan atau peraturan pemerintah, yang mempengaruhi kinerja bisnis. Termasuk di dalamnya peraturan perpajakan dan kebijakan cukai yang berlaku, serta kondisi ekonomi negara lain seperti kaleng. Ekonomi E adalah faktor ekonomi yang secara langsung mempengaruhi bisnis. Seperti inflasi, perkembangan ekonomi, perubahan nilai tukar dan suku bunga.

S Sosial mengacu pada faktor sosial yang mempengaruhi bisnis, seperti faktor kesehatan, perkembangan penduduk, budaya, budaya, dan tren. Teknologi merupakan faktor teknologi yang mempengaruhi bisnis. Misalnya, inovasi, otomatisasi, penelitian dan pengembangan dan perubahan teknologi lainnya.

Ada aturan dan peraturan hukum yang terkait dengan bisnis. Misalnya, hak kekayaan intelektual, legalitas perusahaan, informasi privasi, dll. Faktor lingkungan adalah faktor lingkungan seperti cuaca, musim, polusi, sampah, dll.

Analisis kelayakan bisnis menggunakan teknik PESTLE berfokus pada bagaimana perusahaan beroperasi dan bagaimana peraturan dapat mempengaruhi bisnisnya. Oleh karena itu, PESTLE merupakan teknik analisis kelayakan bisnis yang paling mendasar.

4. Analisis model bisnis

Analisis model bisnis berfokus pada analisis proses bisnis perusahaan, kebijakan yang diberlakukan oleh perusahaan, akses pasar, dan teknologi yang digunakan. Analisis kelayakan bisnis menggunakan teknik ini memungkinkan pemahaman yang lebih baik tentang model bisnis yang digunakan.

Analisis model bisnis juga mengevaluasi faktor-faktor penting seperti biaya produksi, proposisi nilai, dan biaya pemasaran.

5. Pemetaan Pikiran

Mind mapping adalah teknik analisis kelayakan bisnis yang sangat efektif untuk semua jenis bisnis. Peta pikiran memberikan perspektif yang berbeda pada setiap masalah dan solusi perusahaan. Analis bisnis biasanya menggunakan pemetaan pikiran untuk menemukan masalah dan mengevaluasinya sampai solusi ditemukan.

Proses meliputi pikiran, ide, dan informasi. Teknik analisis kelayakan bisnis dengan menggunakan mind map mengevaluasi secara menyeluruh kekhawatiran perusahaan dan memberikan berbagai solusi untuk meningkatkan bisnis. Ada banyak alat online yang tersedia untuk proses pemetaan pikiran.

Setelah membiasakan diri dengan berbagai teknik analisis kelayakan bisnis, Anda bisa mendapatkan gambaran tentang bagaimana seharusnya Anda menganalisis bisnis Anda yang sebenarnya sesuai dengan bisnis yang Anda jalankan. Analisis kelayakan bisnis memberikan banyak manfaat bagi bisnis yang Anda jalankan. Dimulai dengan menghindari masalah yang mungkin timbul dan kemudian menyelesaikan masalah organisasi perusahaan.

Selain melakukan analisis profitabilitas bisnis, pemilihan partner juga harus dilakukan dengan baik. Jika bisnis Anda membutuhkan pengiriman, Anda dapat menggunakan Bukasend dengan jaminan aman dan menerima paket Anda tepat waktu. Dijamin, barang Anda akan terkirim tepat waktu dan bebas kesalahan.

You May Also Like

About the Author: keyhar

Leave a Reply

Your email address will not be published.